Wakapolri: Jenazah Bayi Penumpang Lion Air Ditemukan
Berita Tercepat - Wakapolri Komjen Ari Dono menyampaikan kondisi para korban di pesawat boeing jt 610 yang jatuh di laut lepas Ujung Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10) kemarin, mayoritas dalam kondisi hancur.
Ia menyebut, dari total 181 penumpang dan 8 kru pesawat baru bisa ditemukan 24 goodie pack yang dibawa langsung ke RS Polri untuk diidentifikasi.
"Dari 189 sejak sore hari kemarin yang sudah bisa dikumpulkan dibawa kerumah sakit ini sebanyak 24 goodie pack. Jadi kalau 24 goodie pack itu bukan berarti isinya 24 jenazah. 1 goodie pack bisa beberapa jenazah karena memang kondisi korban kita temukan dalam keadaan sudah hancur, tercerai berai, tulang tulang sudah lepas," kata Ari Doni di RS Polri, Jakarta Timur, Selasa (30/10).
Bahkan, jenderal bintang tiga itu mengatakan juga melihat potongan tubuh bayi dan orang dewasa serta beberapa perlengkapan yang diduga kuat milik para penumpang. Ia memastikan proses pencocokan DNA korban dapat dilakukan meski jenazah dalam kondisi tidak utuh.
Tak hanya itu, proses identfikasi jenazah melibatkan rumah sakit-rumah sakit di Jakarta dan beberapa perguruan tinggi negeri seperti Universitas Indonesia, Universitas Airlangga, hingga Universitas Padjadjaran. Nantinya setelah berhasil diidentifikasi jenazah akan langsung diserahkan kepada pihak keluarga.
"Iya tadi saya lihat, jadi ada potongan tubuh juga, saya lihat ada bayi, dewasa sebagian besar, ada juga material sepatu. Itu yang saya lihat tadi, tapi ada potongan tubuh bayi yang saya lihat," ungkap dia.
"Kita hanya tinggal nunggu semua dari body packing ada kemudian kita pisahkan kita identifikasi oleh ahli forensik, pengelompokan dan kalau sudah kita bisa temukan maksimal pada bagian bagian tubuh udah kita gabungkan mungkin nanti akan dibuatkan berita acara kegaitan penyerahan," pungkasnya.
Cukup 1 ID untuk semua permainan !!
Daftar sekarang juga tinggal klik => https://bit.ly/2MYNnFS
![]() |
| Wakapolri Komjenpol Air Dono di konferensi pers Operasi DVI Polri di kecelakaan pesawat Lion Air JT-610 |
Ia menyebut, dari total 181 penumpang dan 8 kru pesawat baru bisa ditemukan 24 goodie pack yang dibawa langsung ke RS Polri untuk diidentifikasi.
"Dari 189 sejak sore hari kemarin yang sudah bisa dikumpulkan dibawa kerumah sakit ini sebanyak 24 goodie pack. Jadi kalau 24 goodie pack itu bukan berarti isinya 24 jenazah. 1 goodie pack bisa beberapa jenazah karena memang kondisi korban kita temukan dalam keadaan sudah hancur, tercerai berai, tulang tulang sudah lepas," kata Ari Doni di RS Polri, Jakarta Timur, Selasa (30/10).
Bahkan, jenderal bintang tiga itu mengatakan juga melihat potongan tubuh bayi dan orang dewasa serta beberapa perlengkapan yang diduga kuat milik para penumpang. Ia memastikan proses pencocokan DNA korban dapat dilakukan meski jenazah dalam kondisi tidak utuh.
Tak hanya itu, proses identfikasi jenazah melibatkan rumah sakit-rumah sakit di Jakarta dan beberapa perguruan tinggi negeri seperti Universitas Indonesia, Universitas Airlangga, hingga Universitas Padjadjaran. Nantinya setelah berhasil diidentifikasi jenazah akan langsung diserahkan kepada pihak keluarga.
"Iya tadi saya lihat, jadi ada potongan tubuh juga, saya lihat ada bayi, dewasa sebagian besar, ada juga material sepatu. Itu yang saya lihat tadi, tapi ada potongan tubuh bayi yang saya lihat," ungkap dia.
"Kita hanya tinggal nunggu semua dari body packing ada kemudian kita pisahkan kita identifikasi oleh ahli forensik, pengelompokan dan kalau sudah kita bisa temukan maksimal pada bagian bagian tubuh udah kita gabungkan mungkin nanti akan dibuatkan berita acara kegaitan penyerahan," pungkasnya.
Baca juga :
- 4 Tahun Jokowi-JK, Deretan Prestasi Ekonomi Sulit Disaingi Oposisi
- 5 Negara Yang Kagum Pada Jokowi
- Ustad Somad : Yang Beli Kopi Starbuck Masuk Neraka
Bandar Poker & Domino Online Terpercaya
Bonus Rollingan Setiap Hari !
Bonus Reffeeral 20% Seumur Hidup !
Bonus Reffeeral 20% Seumur Hidup !
Dengan Minimal Deposit hanya Rp 15.000 saja !!
Cukup 1 ID untuk semua permainan !!
Daftar sekarang juga tinggal klik => https://bit.ly/2MYNnFS




Tidak ada komentar