5 Negara Yang Kagum Pada Jokowi
Berita Tercepat - 5 Negara Yang Kagum Pada Jokowi, tapi gerombolan sebelah sini nyiyir terus.
Indonesia News | Viral Berita | Jakarta News | Politik Indonesia
Jokowi adalah salah satu presiden yang cukup populer di dunia. Sosoknya yang terlihat sederhana membuat banyak orang kagum akan kepribadiannya. Sudah beberapa kali, tepatnya banyak kali, Jokowi disorot dan dibicarakan oleh berbagai media.
Sebelum kita komentar, mari saya rangkum 5 negara yang menyatakan kekagumannya terhadap Jokowi.
Yang pertama adalah negara Afganistan. Seperti kita ketahui, Jokowi mengunjungi negara ini saat sedang terjadi konflik yaitu serangan teror di kota Kabul yang menewaskan 100 orang. Meskipun begitu, hal tersebut tidak mengurungkan niat Jokowi untuk tetap datang. Atas keberaniannya, Ashraf Gani, Presiden Afganistan memberikan medali tertinggi kepada Presiden Jokowi.
Yang kedua adalah negara Jepang. Pribadinya yang sederhana membuat Jokowi pernah diulas di sebuah surat kabar di sana full 2 halaman. Belum pernah ada media yang merilis perjalanan Jokowi hingga sebanyak itu. Bahkan pejabat dan politisi di sana diminta belajar dari sosok Jokowi. Selain itu Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe pernah mengunjungi Indonesia tahun lalu dan memuji iklim investasi Indonesia.
Yang ketiga adalah Rusia. Seorang pengguna Facebook dengan nama akun Enjay Diana yang tinggal di Moskow, Rusia, mengunggah foto Jokowi yang dijadikan sebuah boneka kayu khas rusia, atau yang disebut matryoshka. Boneka kayu bergambar wajah Jokowi ini merupakan suvenir yang dijajakan sebuah toko oleh-oleh di Rusia. Wajah Jokowi dilukis dalam boneka kayu karena Indonesia saat ini dianggap benar-benar berpengaruh di mata dunia.
Yang keempat adalah negara tetangga Filipina. Pada akhir tahun lalu, Presiden Jokowi melakukan kunjungan kerja ke Filipina. Saat tiba di Manila, ibukota Filipina, Jokowi disambut dengan penyambutan super megah. Pemerintah Filipina menyiapkan 100 penari serta anak-anak untuk menyambut kedatangan Jokowi. Media lokal 'The Manila Times' juga memuat karikatur Jokowi yang melawan seekor naga dengan latar belakang Presiden Filipina Rodrigo Duterte membawa bendera putih.
Yang terakhir adalah negara Paman Sam Amerika Serikat, di mana Obama memuji kesederhanaan Jokowi yang pilih naik pesawat kelas ekonomi. Bahkan majalah yang sangat terkenal di Amerika Serikat yaitu TIME, menjadikan foto Jokowi sebagai gambar sampulnya dengan headline “A NEW HOPE,” yang artinya adalah harapan baru. Jokowi disebut sebagai harapan baru bagi Indonesia dan dunia. Majalah tersebut juga mengulas kesederhanaan Jokowi yang memilih kursi kelas ekonomi di pesawat Garuda Indonesia beberapa waktu lalu.
Saya rasa bukti di atas sudah cukup untuk membuka mata kita semua. Di saat negara lain sibuk memuji kinerja dan pribadi Jokowi, di sini beberapa gerombolan sebelah sibuk nyinyir bahkan berusaha mempolitisir berbagai isu yang terjadi di negara ini. Sampai-sampai soal racun kalajengking pun dibahas sampai berlarut-larut. Hanya orang tak punya kerjaan yang berusaha memanaskan situasi, seolah memang mau cari gara-gara.
Lihat juga mereka yang menggaungkan gerakan 2019 Ganti Presiden. Ganti, ganti, ganti tapi apa yang mau diganti pun tak jelas. Mereka sibuk nyinyir dengan segudang alasan mengapa presiden harus diganti, tapi di sisi lain mereka tak bisa kasih solusi atas pengganti yang lebih baik. Sebenarnya gampang ditebak sih, mereka tak punya calon lawan yang sepadan. Maka dari itu mereka sibuk menyerang Jokowi dengan harapan value turun. Makanya asal ada isu apa pun, mereka akan berusaha sekuat tenaga jungkir balik untuk membesar-besarkan isu tersebut.
Saya jadi teringat dengan politisi yang bilang seharusnya para prabocor itu lebih menyuguhkan dan menawarkan program-program dan ide-ide, bukan malah menampilkan dagelan-dagelan yang semakin menunjukkan kapasitas bocor mereka. Masih terngiang hingga sekarang.
Gimana mau tawarkan ide dan program, memang gak ada kok. Makanya jualan kecapnya dengan cara jelek-jelekin kecap orang lain. Sebagai orang yang waras dan bisa berpikir logis, coba pikir apa yang bisa diharapkan dari orang yang tak bisa menawarkan kelebihan dan hanya bisa nyinyirin kelemahan orang lain? Apakah kita mau milih calon yang kerjanya urusin orang lain, nyinyirin orang lain, sibuk ngatain orang lain tapi tak pernah berkaca dan melihat diri sendiri?
Bagaimana menurut Anda?
SUKA MAIN POKER ONLINE ?
- BANDARQ
- BANDAR66
- BANDAR SAKONG
- BANDAR POKER
![]() |
| 5 Negara Yang Kagum Pada Jokowi |
Indonesia News | Viral Berita | Jakarta News | Politik Indonesia
Jokowi adalah salah satu presiden yang cukup populer di dunia. Sosoknya yang terlihat sederhana membuat banyak orang kagum akan kepribadiannya. Sudah beberapa kali, tepatnya banyak kali, Jokowi disorot dan dibicarakan oleh berbagai media.
Sebelum kita komentar, mari saya rangkum 5 negara yang menyatakan kekagumannya terhadap Jokowi.
Yang pertama adalah negara Afganistan. Seperti kita ketahui, Jokowi mengunjungi negara ini saat sedang terjadi konflik yaitu serangan teror di kota Kabul yang menewaskan 100 orang. Meskipun begitu, hal tersebut tidak mengurungkan niat Jokowi untuk tetap datang. Atas keberaniannya, Ashraf Gani, Presiden Afganistan memberikan medali tertinggi kepada Presiden Jokowi.
Yang kedua adalah negara Jepang. Pribadinya yang sederhana membuat Jokowi pernah diulas di sebuah surat kabar di sana full 2 halaman. Belum pernah ada media yang merilis perjalanan Jokowi hingga sebanyak itu. Bahkan pejabat dan politisi di sana diminta belajar dari sosok Jokowi. Selain itu Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe pernah mengunjungi Indonesia tahun lalu dan memuji iklim investasi Indonesia.
Yang ketiga adalah Rusia. Seorang pengguna Facebook dengan nama akun Enjay Diana yang tinggal di Moskow, Rusia, mengunggah foto Jokowi yang dijadikan sebuah boneka kayu khas rusia, atau yang disebut matryoshka. Boneka kayu bergambar wajah Jokowi ini merupakan suvenir yang dijajakan sebuah toko oleh-oleh di Rusia. Wajah Jokowi dilukis dalam boneka kayu karena Indonesia saat ini dianggap benar-benar berpengaruh di mata dunia.
Yang keempat adalah negara tetangga Filipina. Pada akhir tahun lalu, Presiden Jokowi melakukan kunjungan kerja ke Filipina. Saat tiba di Manila, ibukota Filipina, Jokowi disambut dengan penyambutan super megah. Pemerintah Filipina menyiapkan 100 penari serta anak-anak untuk menyambut kedatangan Jokowi. Media lokal 'The Manila Times' juga memuat karikatur Jokowi yang melawan seekor naga dengan latar belakang Presiden Filipina Rodrigo Duterte membawa bendera putih.
Yang terakhir adalah negara Paman Sam Amerika Serikat, di mana Obama memuji kesederhanaan Jokowi yang pilih naik pesawat kelas ekonomi. Bahkan majalah yang sangat terkenal di Amerika Serikat yaitu TIME, menjadikan foto Jokowi sebagai gambar sampulnya dengan headline “A NEW HOPE,” yang artinya adalah harapan baru. Jokowi disebut sebagai harapan baru bagi Indonesia dan dunia. Majalah tersebut juga mengulas kesederhanaan Jokowi yang memilih kursi kelas ekonomi di pesawat Garuda Indonesia beberapa waktu lalu.
Saya rasa bukti di atas sudah cukup untuk membuka mata kita semua. Di saat negara lain sibuk memuji kinerja dan pribadi Jokowi, di sini beberapa gerombolan sebelah sibuk nyinyir bahkan berusaha mempolitisir berbagai isu yang terjadi di negara ini. Sampai-sampai soal racun kalajengking pun dibahas sampai berlarut-larut. Hanya orang tak punya kerjaan yang berusaha memanaskan situasi, seolah memang mau cari gara-gara.
Lihat juga mereka yang menggaungkan gerakan 2019 Ganti Presiden. Ganti, ganti, ganti tapi apa yang mau diganti pun tak jelas. Mereka sibuk nyinyir dengan segudang alasan mengapa presiden harus diganti, tapi di sisi lain mereka tak bisa kasih solusi atas pengganti yang lebih baik. Sebenarnya gampang ditebak sih, mereka tak punya calon lawan yang sepadan. Maka dari itu mereka sibuk menyerang Jokowi dengan harapan value turun. Makanya asal ada isu apa pun, mereka akan berusaha sekuat tenaga jungkir balik untuk membesar-besarkan isu tersebut.
Saya jadi teringat dengan politisi yang bilang seharusnya para prabocor itu lebih menyuguhkan dan menawarkan program-program dan ide-ide, bukan malah menampilkan dagelan-dagelan yang semakin menunjukkan kapasitas bocor mereka. Masih terngiang hingga sekarang.
Gimana mau tawarkan ide dan program, memang gak ada kok. Makanya jualan kecapnya dengan cara jelek-jelekin kecap orang lain. Sebagai orang yang waras dan bisa berpikir logis, coba pikir apa yang bisa diharapkan dari orang yang tak bisa menawarkan kelebihan dan hanya bisa nyinyirin kelemahan orang lain? Apakah kita mau milih calon yang kerjanya urusin orang lain, nyinyirin orang lain, sibuk ngatain orang lain tapi tak pernah berkaca dan melihat diri sendiri?
Bagaimana menurut Anda?
SUKA MAIN POKER ONLINE ?
- BANDARQ
- BANDAR66
- BANDAR SAKONG
- BANDAR POKER



Tidak ada komentar