Breaking News

Ada Bukti Alat Hisap Sabu , Kasus Sabu Andi Arief di Hentikan Polisi

Berita Tercepat - Ada Bukti Alat Hisap Sabu , Kasus Sabu Andi Arief di Hentikan Polisi.

Ada Bukti Alat Hisap Sabu , Kasus Sabu Andi Arief di Hentikan Polisi

JAKARTA - Sebelum nya Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigadir Jenderal Eko Daniyanto menerangkan di kamar mandi juga ditemukan bukti bong atau alat isap sabu  dan Seorang Wanita Muda. Namun berdasarkan pemeriksaan polisi memastikan perempuan yang diinisialkan sebagai R itu negatif narkoba. 

Setelah pengkapan dan pemerikasaan Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jendral Muhammad Iqbal mengatakan penahanan politikus Partai Demokrat Andi Arief dalam kasus penggunaan narkoba jenis sabu dihentikan, karena tidak ditemukan barang bukti.

"Karena tidak ada barang bukti, maka kasus ini tidak dilanjutkan ke tahap penyelidikan," ujar Iqbal di Kantor Badan Narkotika Nasional (BNN), Jakarta Timur, Rabu, 6 Maret 2019.

Selain itu, kata Iqbal, dari pemeriksaan Andi Arief tidak terhubung dengan jaringan pengedar narkoba. Dalam kondisi tersebut Andi hanya dikategorikan sebagai pengguna.

Maka, kata Iqbal, berdasarkan surat edaran nomor 01/II/2018/Bareskrim tentang Petunjuk Rehabilitasi Pecandu Narkotika dan Korban Penyalahgunaan Narkotika poin 2 huruf B, tidak dilanjutkan ke proses penyidikan, namun dilakukan interograsi untuk mengetahui sumber diperolehnya narkotika.

Ada Bukti Alat Hisap Sabu , Kasus Sabu Andi Arief di Hentikan Polisi


Hal yang sama juga disampaikan Direktur Penguatan Lembaga Rehabilitasi Instansi Pemerintah BNN Riza Sarasvita. Menurut dia ketentuan tersebut berlaku secara umum. "Itu memang sudah ketentuan, dan berlaku secara umum," ujar Riza.

Riza mengatakan, proses rehabilitasi akan diawali dengan observasi terhadap kondisi Andi Arief, terutama gejala yang muncul setelah adanya pemutusan dalam mengkonsumsi narkotika.

Kata dia, gejala tersebut bisa terjadi dalam bentuk fisik dan psikologis. "Biasanya beberapa hari setelah adanya pemutusan mengkonsumsi narkotika akan mulai terlihat gejala-gejalanya, seperti gangguan berpikir, sakit," ujarnya.

Andi Arief hari ini mulai menjalani rehabilitasi di BNN, dia pun menyatakan siap untuk menjalani rehabilitasi. "Alhamdulillah, siap," ujar Andi.

Penasehat hukum Andi Arief, Dedy Yahya menjamin bahwa kliennya akan kooperatif dalam menjalani rehabilitasi. "Pak Andi Arief kooperatif, dia tidak akan kabur," ujar Dedy.

Sumber : Tempo.Co

Baca juga :










Bandar Poker & Domino Online Terpercaya

1. Bonus Rollingan 0.3% 
2. Bonus Referral 20% 
3. Min Depo & WD Sangat Terjangkau Rp 15.000


8 Games Dalam 1 User ID :


Dengan Pelayanan :
1. LiveChat 24 Jam Online
2. Customer Service Yang Ramah
3. Support 5 Bank Ternama dan Terbesar Di Indonesia
4. Proses Depo & WD Super Cepat
5. Setiap Hari Tersedia Ribuan Meja & Member / Player Yang      Bermain
6. 100% Player VS Player ( No Robot & Admin )


Untuk Info Bonus Lebih Lengkap Silahkan Hubungi Customer Service Kami Di :


LiveChat : www.AsiaCamar.Com
BBM : D89F5FC0
Line : CamarQQ
WA : +855963292145
HP : +855963292145

 Bandar Poker | Poker | Adu-Q | Bandar-Q | Domino99 | Capsa Susun | Sakong | Bandar66


Daftar sekarang juga tinggal klik => https://bit.ly/2IsZav2

Tidak ada komentar