Breaking News

Polisi Berupaya Ungkap Misteri Penemuan 8 Mayat di Selat Malaka

Berita Tercepat - Kepolisian Daerah (Polda) Riau masih menyelidiki penemuan delapan mayat di Selat Malaka pesisir Kecamatan Bantan, Pulau Bengkalis, yang tiga di antaranya indetitasnya sudah teridentifikasi. 

Polisi Berupaya Ungkap Misteri Penemuan 8 Mayat di Selat Malaka
Ilustrasi Mayat
PekanBaruHingga kini kasusnya masih misteri "Dari pemeriksaan, kami perkirakan usia mayat sudah lebih dari seminggu berada di air," kata Kepala Sub Bidang Pelayanan Medis Kedokteran Kepolisian RS Bhayangkara Polda Riau, Kompol Supriyanto di Pekanbaru, Senin (3/11/2018).

Kepala Bidang Humas Polda Riau, Kombes Sunarto menyatakan pihaknya belum bisa menyimpulkan penyebab kematian jasad yang ditemukan mengapung di Selat Malaka itu. Polisi masih terus mengumpulkan bukti dan keterangan saksi-saksi untuk mengungkap kasus tersebut.

Dalam sepekan terakhir, ada delapan mayat ditemukan petugas gabungan dan nelayan Kecamatan Bantan di Selat Malaka. Wilayah itu berbatasan langsung dengan Malaysia.

Pertama tiga mayat ditemukan petugas dan nelayan pada akhir November lalu. Selanjutnya satu per satu mayat ditemukan lagi terapung hingga Minggu 2 Desember dengan total delapan jasad.

Seluruh mayat yang ditemukan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau di Kota Pekanbaru. Supriyanto mengatakan, mayoritas mayat yang ditemukan tersebut dalam kondisi tidak utuh, dengan beberapa di antaranya cukup mengenaskan.

Dari pemeriksaan sementara, Supriyanto memastikan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh para korban. Namun, petugas tetap kesulitan untuk mengidentifikasi, karena sebagian besar sudah membusuk.

Ada 20 petugas Disaster Victim Identification (DVI) yang dilibatkan dalam identifikasi mayat tersebut. Mereka sempat kesulitan megidentifikasi sidik jari korban. Opsi lain yang digunakan adalah melalui susunan gigi dan DNA.

"Ini langkah terakhir. Di samping itu, kita temukan data sekunder seperti properti dan medis, seperti luka bekas operasi, tato dan lainnya juga diidentifikasi," jelasnya.

Untuk sementara, lanjutnya, dari 8 yang ditemukan sudah ada tiga mayat yang berhasil teridentifikasi identitasnya. Pertama adalah Ujang Chaniago (48) berasal dari Lubuk Nyiur, Dusun V Koto Mudiek, Kecamatan Batang Kapas, Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Kemudian Mimi Dewi (32) warga Jalan Lansano, Kelurahan Taratak, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat. Terakhir Maya Karina (37) warga Mentikan, RT 020/RW 02, Desa Mentikan, Kecamatan Prajurit Kulon, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

"Untuk para korban yang sudah berhasil teridentifikasi, sudah dibawa oleh keluarganya," tegasnya.

Sumber : Okezone.com

Baca juga :





Bandar Poker & Domino Online Terpercaya



1. Bonus Rollingan 0.3% 
2. Bonus Referral 20% 
3. Min Depo & WD Sangat Terjangkau Rp 15.000



8 Games Dalam 1 User ID :



Dengan Pelayanan :
1. LiveChat 24 Jam Online
2. Customer Service Yang Ramah
3. Support 5 Bank Ternama dan Terbesar Di Indonesia
4. Proses Depo & WD Super Cepat
5. Setiap Hari Tersedia Ribuan Meja & Member / Player Yang      Bermain
6. 100% Player VS Player ( No Robot & Admin )


Untuk Info Bonus Lebih Lengkap Silahkan Hubungi Customer Service Kami Di :


LiveChat : www.CamarQQ.Org
BBM : D89F5FC0
Line : CamarQQ
WA : +855963292145
HP : +855963292145

CamarQQ.Info | Domino Qiu Qiu | Domino QQ | Agen Domino QQ | BandarQ | Domino99


Daftar sekarang juga tinggal klik => https://bit.ly/2AHfaDL

Tidak ada komentar