5 Kecelakaan Pesawat di Indonesia Yang Menelan Banyak Korban
Berita Tercepat - menyajikan informasi yakni 5 Kecelakaan Pesawat di Indonesia Yang Menelan Banyak Korban yang sedang hangat dan viral diperbincangkan netizen.
Pesawat terbang selama ini dianggap sebagai moda transportasi paling aman dan lbih sedikit mengalami kecelakaan ketimbang moda transportasi lain.
Namun, moda transportasi udara ini memiliki resiko tinggi jika sekalinya terjadi kecelakaan.
Dalam peristiwa jatunya Lion Air JT 610 pun menambah catatan hitam dalam moda transportasi udara ini.
Hingag saat ini, tim Basarnas beserta TNI dan Polri masih melakukan pencari korban. Doa dan harapan pun diselamatkan semoga pencarian bejalan dengan baik, bahkan masih dapat menemukan korban selamat.
Dari sekian banyak kecelakaan angkutan udara yang pernah ada di Indonesia, berikut ini 5 kasus kecelakaan pesawat terbang terburuk, terutama dalam hal jumlah korban.
1.) Garudan Indonesia Airbus A3000-B4 (1994)
Peristiwa yang terjadi 21 tahun silam ini menjadi sejarah kelam dirgantara Indonesia Airbus A3000-B4 mengalami kecelakaan di Buah Nabar, Sumatra Utara.
Pesawat menabrak gunung saat terbang dari Jakarta menuju Medan, hingga akhirnya terjaduh. Tercatat ada 234 orang, terdiri dari 222 penumpang dan 12 awak pesawat yang tewas dalam kejadian ini.
Korban tidak hanya berasal dari warga dalam negeri, tetapi juga warga negera asing (WNA). Tingginya angka korban meninggal dalam kecelakaan yang terjadi pada 26 September 1997 ini adalah yang tertinggi dalam sejarah dunia penerbangan Tanah Air.
2.) Silk Air 185 (1997)
Sekitar 3 bulan pasca kecelakaan Garuda Indonesia di Buah Nabar, kecelakaan maut pesawat terbang kembali terjadi pada Desember 1997.
Kali ini menimpa maskai Silk Air Boeing 727 dengan nomor penerbangan 185. Pesawat yang terbang dari Jakarta menuju Singapura ini terjadtuh di Sungai Musi, Palembang setelah pesewat secara mendadak menurukan ketinggian terbang.
104 jiwa menjadi korban dalam kecelakaan ini. Setelah dilakukan penyelidikanm sang pilot dikettahui melakukan bunuh diri dengan menjatuhkan pesawat yang di kemudikannya.
Sebelumnya, sang pilot di ketahui mengalami berbagai permasalahan terkait pekerjaan dan keadaan ekonomi.
3.) Mandala Airlines (2005)
Pada 2005, kecelakaan pesawat dengan ratusan korban jiwa kembali terjadi di Sumatera Utara. Kali ini Mandala Airline Boeing 727 RI 091 gagal mengudara saat take off dari Bandara Polonia, Medan.
Akibatnya, pesawat melewati pagar batas bandara dan menabarak pemukiman penduduk yang ada di sebelahnya.
Kejadian ini menyebabkan 100 orang penumpang juga awak pesawat tewas dan 41 korban jiwa dari kalangan masyarakat sipil yang tertabrak.
4.) Adam Air KI-574 (2007)
Selanjutnya, sebuah kasus kecelakaan pesawat misterius yang hingga saat ini tidak di ketahui dengan pasti.
Pesawat Adam Air KI-574 yang terbang dari Surabaya ke Manado mengalami kecelakaan saat terbang di atas Teluk Makassar.
Sejumlah 102 penumpang beserta awak pesawat belum diketahui kondisinya hingga saat ini.
Pasca kejadian, sempat di temukan bebarapa potongan bangkai pesawat namun belum bisa dikonfirmasi sebagai serpihan Adam Air yang hilang.
Pada sat itu, pemerintahan bahkan sempat mengadakan sayembara bagi siapa saja yang bisa menemukan di mana bangkai pesawat beserta penumpang yang ada di dalamnya akan di berikan imbalan yang sepantasnya.
5.) AirAsia QZ8501 (2014)
Terahir adalah kasus kecelakaan yang menimpa AirAsia dengan nomor penebangan QZ8501. Pesawat yang terbang dari Juanda Surabaya menuju Changi Airport Singapura terjun ke perairan Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah.
Hasil penyelidikan Komisi Nasional Kecelakaan Transportasi menyebutkan sebelum akhirnya terjatuh, pesawat sudah empat kali mengalami gangguan.
Saat itu, badan pesawat sempat berputar-putar di ketinggian, namun bisa kembali ke posisi normal hingga akhirnya jatuh dan hancur.
Dari kejadian ini. 162 orang di nyatakan tewas terdiri dari 154 penumpang dan 8 awak pesawat.
![]() |
| 5 Kecelakaan Pesawat di Indonesia Yang Menelan Banyak Korban |
Namun, moda transportasi udara ini memiliki resiko tinggi jika sekalinya terjadi kecelakaan.
Dalam peristiwa jatunya Lion Air JT 610 pun menambah catatan hitam dalam moda transportasi udara ini.
Hingag saat ini, tim Basarnas beserta TNI dan Polri masih melakukan pencari korban. Doa dan harapan pun diselamatkan semoga pencarian bejalan dengan baik, bahkan masih dapat menemukan korban selamat.
Dari sekian banyak kecelakaan angkutan udara yang pernah ada di Indonesia, berikut ini 5 kasus kecelakaan pesawat terbang terburuk, terutama dalam hal jumlah korban.
1.) Garudan Indonesia Airbus A3000-B4 (1994)
Peristiwa yang terjadi 21 tahun silam ini menjadi sejarah kelam dirgantara Indonesia Airbus A3000-B4 mengalami kecelakaan di Buah Nabar, Sumatra Utara.
Pesawat menabrak gunung saat terbang dari Jakarta menuju Medan, hingga akhirnya terjaduh. Tercatat ada 234 orang, terdiri dari 222 penumpang dan 12 awak pesawat yang tewas dalam kejadian ini.
Korban tidak hanya berasal dari warga dalam negeri, tetapi juga warga negera asing (WNA). Tingginya angka korban meninggal dalam kecelakaan yang terjadi pada 26 September 1997 ini adalah yang tertinggi dalam sejarah dunia penerbangan Tanah Air.
2.) Silk Air 185 (1997)
Sekitar 3 bulan pasca kecelakaan Garuda Indonesia di Buah Nabar, kecelakaan maut pesawat terbang kembali terjadi pada Desember 1997.
Kali ini menimpa maskai Silk Air Boeing 727 dengan nomor penerbangan 185. Pesawat yang terbang dari Jakarta menuju Singapura ini terjadtuh di Sungai Musi, Palembang setelah pesewat secara mendadak menurukan ketinggian terbang.
104 jiwa menjadi korban dalam kecelakaan ini. Setelah dilakukan penyelidikanm sang pilot dikettahui melakukan bunuh diri dengan menjatuhkan pesawat yang di kemudikannya.
Sebelumnya, sang pilot di ketahui mengalami berbagai permasalahan terkait pekerjaan dan keadaan ekonomi.
3.) Mandala Airlines (2005)
Pada 2005, kecelakaan pesawat dengan ratusan korban jiwa kembali terjadi di Sumatera Utara. Kali ini Mandala Airline Boeing 727 RI 091 gagal mengudara saat take off dari Bandara Polonia, Medan.
Akibatnya, pesawat melewati pagar batas bandara dan menabarak pemukiman penduduk yang ada di sebelahnya.
Kejadian ini menyebabkan 100 orang penumpang juga awak pesawat tewas dan 41 korban jiwa dari kalangan masyarakat sipil yang tertabrak.
4.) Adam Air KI-574 (2007)
Selanjutnya, sebuah kasus kecelakaan pesawat misterius yang hingga saat ini tidak di ketahui dengan pasti.
Pesawat Adam Air KI-574 yang terbang dari Surabaya ke Manado mengalami kecelakaan saat terbang di atas Teluk Makassar.
Sejumlah 102 penumpang beserta awak pesawat belum diketahui kondisinya hingga saat ini.
Pasca kejadian, sempat di temukan bebarapa potongan bangkai pesawat namun belum bisa dikonfirmasi sebagai serpihan Adam Air yang hilang.
Pada sat itu, pemerintahan bahkan sempat mengadakan sayembara bagi siapa saja yang bisa menemukan di mana bangkai pesawat beserta penumpang yang ada di dalamnya akan di berikan imbalan yang sepantasnya.
5.) AirAsia QZ8501 (2014)
Terahir adalah kasus kecelakaan yang menimpa AirAsia dengan nomor penebangan QZ8501. Pesawat yang terbang dari Juanda Surabaya menuju Changi Airport Singapura terjun ke perairan Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah.
Hasil penyelidikan Komisi Nasional Kecelakaan Transportasi menyebutkan sebelum akhirnya terjatuh, pesawat sudah empat kali mengalami gangguan.
Saat itu, badan pesawat sempat berputar-putar di ketinggian, namun bisa kembali ke posisi normal hingga akhirnya jatuh dan hancur.
Dari kejadian ini. 162 orang di nyatakan tewas terdiri dari 154 penumpang dan 8 awak pesawat.
Baca juga :
Cari Situs Bola Online Terpercaya Dan Pastinya Aman ??? Ini Solusinya !!
New Member Bonus Deposit 10%
![]() |




Tidak ada komentar