Breaking News

Picu Polemik, Puri Singaraja Cabut Gelar Sri Paduka Raja Fadli Zon

Berita Tercepat - Hari ini kita akan membahas tentang Picu Polemik, Puri Singaraja Cabut Gelar Sri Paduka Raja Fadli Zon simak selengkapnya.


Picu Polemik, Puri Singaraja Cabut Gelar Sri Paduka Raja Fadli Zon
Picu Polemik, Puri Singaraja Cabut Gelar Sri Paduka Raja Fadli Zon



Mungkin inilah polemi-polemik yang ada di Indonesia, dengan bangsa yang Politiknya masi sangat luar biasa dan salah satu contih di Gelarnya Kehormatan Panglingsir Puri Agung Singaraja saat menganugrahkan gelar Sri Paduka Raja kepada wakil ketua DPR RI Fadli Zon.'


BACA JUGA : 




Singaraja - Picu Polemik, Puri Singaraja Cabut Gelar Sri Paduka Raja Fadli Zon, dari Puri Singaraja AA Ugracena, tampaknya, tidak berumur panjang.

Kejadian ini memicu polemik di Buleleng dan Bali, keluarga besar Puri Agung Singaraja mempertimbangkan mencabut gelar kehormatan teresbut untuk Fadli Zon.

Perencanaan mencabut gelar tersebut dari surat terbuka yang di kirim keluarga bersar Puri Singaraja, Senin 02/04 siang.

Ini dia isi surat terbuka sebagai berikut : 

PURI AGUNG SINGARAJA - BULELENG - BALI

Desa Ada Pakraman Buleleng - Singaraja

Om Swastyastu,

PERYATAAN SIKAP TENTANG PEMBARIAN GELAR RAJA KEPADA FADLI ZON

Dengan ini kami keluarga Puri Agung Singaraja Buleleng menyatakan, setelah menyimak, mengikuti, perkembangan dan mempertimbangkan

kegaduhan yang telah menjadi viral di media sosian oleh para netizen, bahwa penganugrahan gelar Sri Paduka Raja kepada Fadli Zon oleh A.A. Ngurah Ugrasena

di Puri Gde Singaraja pada jumat, 30 Maret 2018 adalah bersifat pribadi yang sudah tidak sepatutnya di laksanakan di puri.

Kami keluarga Puri Gde sangat menyesal hal ini. Kami sesungguhnya tidak tahu menahu, tidak terlibat-dilibatkan dan tidak ikut bertanggung jawab atas kejadian di maksud.

Kami juga sudah mempertimbangkan untuk membatalkan dan mencabut pembarian gelar dimaksud yang sudah tidak sesuai dengan peraturan dan prosedur yang semestinya.

Melalui kesempatan ini pula kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada semua Semoton dan warga Buleleng, Bal khususnya dan Nusantara pada umumnya atas kelalaian dan kecerobohan ini.

Demikian pernyataan sikap kami ini kami sampaikan sedemikian agar masyarakan luas kiranya dapat memaklumi.

Singaraja, 2 April 2018

Sekian pembahan hari ini, senantiasa kita doakan bangsa Indonesia yang besar ini mejadi semakin bersatu, adil, bangki.


SUKA BERMAIN BANDAR ONLINE ???



Tidak ada komentar